Apakah orang yang sekarang mengatakannya, orang itu menjadikan dirinya sendiri? Oleh sebab inilah "Aku yang menggenapi" (Matius 5:17), apa Wujud-Nya 'Aku"?
Hanya orang-orang sakit jiwa di dunia ini, yang mengatakannya seperti ini, ada sebuah bangunan yang dijadikan oleh bangunan itu sendiri, tanpa ada tukang bangunan (Arsitek) yang menjadikan bangunan itu! BETAPA SAKIT JIWANYA MEREKA, DAN MEREKA SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRINYA MEREKA!
Apa Wujud-Nya YESUS?
DISINI KITA SEMUA DIAJAK UNTUK BERPIKIR, UNTUK TIDAK MENJADI PENGIDAP SAKIT JIWA!
Apakah orang yang sekarang mengatakannya, orang itu menjadikan dirinya sendiri? Oleh sebab inilah "Aku yang menggenapi" (Matius 5:17), apa Wujud-Nya 'Aku"? Apakah Wujud-Nya "Aku" adalah orang dewasa itu yang sedang mengatakannya"? Dari gambar ini terlihat ada seorang dewasa yang telah mengatakan, Ia datang untuk menggenapi hukum Taurat atau kitab para nabi! Kata menggenapi disini, itu artinya Menjadikan, Pertanyaannya, dari nubuat Yesaya 7:14, disini dikatakan, ada empat bagian kata yang akan digenapi-Nya, yaitu :
- Suatu pertanda
- Maria
- anak laki-laki
- Dinamakan Imanuel
Dari empat bagian kata diatas disini ada tertulis : Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. Yersaya 7:14.
DISINI SDRA DAN DUNIA DIAJAK UNTUK BERPIKIR DAN MENEMUKAN KEBENARAN-NYA! SINGKAT PERTANYAANNYA DISINI: Dapatkah seorang dewasa itu mengatakan seperti ini, “aku yang telah menjadikan atau menciptakan seorang perempuan, dan perempuan itu dilahirkan menjadi perempuan muda dewasa, dan mengandung seorang anak, dan anak itu dilahirkan menjadi dewasa, dan anak yang sudah menjadi seorang dewasa adalah aku sendiri, bahwa aku yang telah mengatakannya, dan aku yang telah menjadikan diriku sendiri? Siapakah nama seorang dewasa itu? Apakah ada namanya? Coba sdra-sdriku disini BERPIKIR, dapatkah hal itu terjadi? Apakah ada rohnya? Apakah ada jiwanya?
Dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Ada tertulis : "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Matius 5:17
Hanya orang-orang sakit jiwa di dunia ini, yang mengatakannya seperti ini, ada sebuah bangunan yang dijadikan oleh bangunan itu sendiri, tanpa ada tukang bangunan (Arsitek) yang menjadikan bangunan itu! BETAPA SAKIT JIWANYA MEREKA, DAN MEREKA SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRINYA MEREKA!
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kaliamat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu?
☐ Pelajarilah ini, dapatkah sdra mengatakan disini, jiwanya sdra dan rohnya sdra, bukanlah sdra? dapatkah sdra juga mengatakan, jiwanya sdra, bukanlah rohnya sdra? Jadi Aku datang disini bukanlah jiwanya bangunan itu, tetapi jiwa-Nya Bapa. Dapatkah sdra mengatakan disini : Jiwa-Nya Bapa bukanlah Bapa? Kalau sdra katakan ya, sdra sendiri SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRI SDRA SENDIRI!
☐ Oleh karena itu Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya “Aku datang”, itu bukanlah jiwanya bangunan itu, atau bangunan itu, MELAINKAN disini Jiwa-Nya Bapa yang adalah Kehendak-Nya yautu Kuasa-Nya. Jadi sinilah Bapa sendiri yang mengatakannya!
☐ Oleh karena itu Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya “Aku datang”, Ada tertulis : Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.” Yohanes 4:25-26 (TB)
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kalimat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu? Jawabanya disini : Akulah Dia, BUKANLAH bangunan yang sedang kamu lihat, tetapi Aku yang tidaklah kamu lihat, dan hanyalah kamu dengar!
Dan Aku keluar dari Bapa, itulah kamu dengar, sama seperti kata-kata sdra yang keluar dari rohnya sdra, itulah yang mereka dengar. Demikian Aku disini bukanlah bangunan itu, melaikan Firman yang kamu dengar yang keluar dari ROH yaitu Bapa. Sebab Aku disini adalah Jiwa-Nya Bapa, yaitu Kehendak-Nya Bapa sendiri!
☐************ DISINI HANYALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK TERMAKAN OLEH JIWA YANG SAKIT DARI LUAR JIWA-JIWA YANG SEDANG SAKIT, SEBAB DISINI ada tertulis : Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bagaimana orang dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah Anak Daud? Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Luk 20:41-44 (Matius 22:41-42; Markus 12:35-37). Disinilah buktinya bahwa YESUS menunjukkan dengan pengakuan-Nya sendiri, bahwa YESUS bukanlah bangunan itu atau keturunan Daud.
☐ Demikian juga maksud dari “Anak Yang Tunggal”. Jadi bangunan itu bukanlah disebut Anak Yang Tunggal, sebab Anak Yang Tunggal disini, itu yang diseebut Jiwa-Nya Bapa! Jadi Anak Yang Tunggal disini bukalaj jiwanya pada bangunan itu, sama seperti sdra jiwanya sdra melekat sdra. Jadi apapun yang sdra perbuat jiwanya sdra tidak terpisah dari sdra.
Disebut Anak Yang Tunggal itu Jiwa-Nya Bapa. Jadi Jiwa-Nya Bapa disini, itu melekat satu kesatuan dengan Bapa.
Jadi sdra lihat sosok manusia atau bangunan itu , itu BUKANLAH DISEBUT Anak Yang Tunggal, sebab kata Anak (huruf A besar), ini bukan seperti anak yang dilahirkan pada umumnya dari seorang ibu, tetapi Anak (huruf A besar) yang dimaksudkan disini, Firman atau Perkataan yang kamu dengar, bersumber dari ROH yang Tunggal! Ingat disini disebut Tunggal yang adalah ROH yang Tunggal, karena Pengenasannya disini adalah Anak Yang Tunggal, maka disebut ROH Yang Tunggal! Jadi kata Tunggal disini PENGASAN dari semua kesatuan disini, bahwa itu MENYATAKAN TIDAKLAH TERPISAH! Sama seperti jiwanya sdra itu tidaklah terpisah dari sdra!
Komentar
Posting Komentar