DISINI DIAJAK SEBAGAI PERMULAAN UNTUK LATIHAN MEMBACA!

DISINI DIAJAK SEBAGAI PERMULAAN UNTUK LATIHAN MEMBACA!

Semua nama yang disebutkan disini adalah YAHSHUA (Ibrani) - YESUS (Indonesia), Dialah TUHAN yang esa!

YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (indonesia) adalah PENCIPTA, dan bukan CIPTAAN! Ada tertulis : "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Matius 5:17.
Arti dari kata YAHSHUA : TIDAK ADA JURUSELAMAT, SELAIN dari satu TUHAN, ada tertulis : Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Yesaya 43:11.
Matius 5:17 adalah Pengakuan-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (indonesia) sendiri, bahwa Dialah PENCIPTA dan BUKAN CIPTAAN! Jadi membaca Kebenaran-Nya disini itu bersumber dari Sumber-Nya yang adalah Pengakuan-Nya, dan itu yang disebut Kebenaran-Nya! Dan oleh karena itu beberapa ayat yang dikatakan YESUS itu dilahirkan (Matius 2:1), itu yang dituliskan sebagai SAKSI, namun kita disini bukanlah SAKSI! SAKSI hanyalah menguatkan membenarkan bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi!
Makud dari anak laki-laki (Media) itu dinamakan YAHSHUA (Matius 1:21), itu artinya Media itu Kepenuhan YAHSHUA. YAHSHUA itu Wujud-Nya ROH, dan bukan Wujud-Nya media itu! Sebab YAHSHUA disini adalah PENCIPTA, dan BUKAN CIPTAAN! Dan juga YAH yang adalah nama dari kepunyaan-Nya YAHSHUA, itu artinya TUHAN! Dan TUHAN tidak dapat diciptakan atau membentuk menjadi TUHAN yang baru, sebab TUHAN itu esa (Ulangan 6:4; Markus 12:29), dan tidak dapat dibentuk, atau membentuk menjadi yang lain, ada tertulis : "Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Yesaya 43:10. Oleh karena itu YAHSHUA adalah PENCIPTA, dan bukan CIPTAAN, maka YAHSHUA bukanlah Wujud-Nya manusia, ada tertulis ; Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. Hosea 11:9b. Sebab ketetapan-Nya YAHSHUA sendiri, bahwa TIDAK AKAN ADA LAIN, dan YAHSHUA tetaplah YAHSHUA! Kata YAHSHUA ini ada artinya, TIDAK ADA JURUSELAMAT, SELAIN dari satu TUHAN, ada tertulis : Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Yesaya 43:11.
Dan dari para SAKSI yang dituliskan disini, dan disini juga mereka juga BERSAKSI yang dari Pengakuan-Nya YAHSHUA sendiri, bahwa YAHSHUA (Ibrani) - YESUS (Indonesia) yang telah menggenapi, atau yang telah menjadikan Maria dan anak laki-laki itu (bandingkan nubauat Yesaya 7:14, dan hasil jadinya di Matius 1:21-23).
PERTANYAANNYA : mana yang harus kita pilih, SAKSI yang telah mengatakan, atau Sumber yang adalah Pengakuan-Nya yang telah mengatakannya? Oleh karena itu jawabannya disini :
JADI DISINILAH kita semua bersadarkan pada Pengertian YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia) yang adalah Pengakuan-Nya sendiri! Sebab semua yang dituliskan demikian seperti yang tertulis disini : Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem Matius 1:21, ITU KARENA SEBAGAI SAKSI, TENTUNYA YANG BERSAKSI DENGAN SAKSI MATA! Dan ini dibenarkan menguatkan dari apa yang tidak dilihat, karena mereka sebagai SAKSI, tetapi kita semua bukan sebagai SAKSI! Maka kita semua yang bukan SAKSI, kita semua bersandarkan pada Pengertian YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia) yang adalah Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dialah PENCIPTAN dan BUKAN CIPTAAN!
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kalimat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu?
☐ Pelajarilah ini, dapatkah sdra mengatakan disini, jiwanya sdra dan rohnya sdra, bukanlah sdra? dapatkah sdra juga mengatakan, jiwanya sdra, bukanlah rohnya sdra? Jadi Aku datang disini bukanlah jiwanya bangunan itu, tetapi Kuasa-Nya Bapa yaitu Nyawa-Nya Bapa dan jiwa-Nya Bapa. Dapatkah sdra mengatakan disini : Jiwa-Nya Bapa bukanlah Bapa? Kalau sdra katakan ya, sdra sendiri SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRI SDRA SENDIRI!
☐ Oleh karena itu Kuasa-Nya Bapa dan Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya dengan kata “Aku datang”, itu bukanlah jiwanya bangunan itu, atau bangunan itu, MELAINKAN disini Jiwa-Nya Bapa yang adalah Kehendak-Nya yautu Kuasa-Nya. Jadi sinilah Bapa sendiri yang mengatakannya!
☐ Oleh karena itu Kuasa-Nya Bapa dan Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya dengan kata “Aku datang”, Ada tertulis : Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.” Yohanes 4:25-26 (TB)
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kalimat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu? Jawabanya disini : Akulah Dia, BUKANLAH bangunan yang sedang kamu lihat, tetapi Aku yang tidaklah kamu lihat, dan hanyalah kamu dengar!
Dan Aku keluar dari Bapa, itulah kamu dengar, sama seperti kata-kata sdra yang keluar dari rohnya sdra, itulah yang mereka dengar. Demikian Aku disini bukanlah bangunan itu, melainkan Firman atau Anak Yang Tunggal atau Perkataan-Nya Allah yang Tunggal, yang kamu dengar yang keluar dari ROH yaitu Bapa. Sebab Aku disini adalah Jiwa-Nya Bapa, yaitu Kehendak-Nya Bapa sendiri!
☐ DISINI JAWABANNYA BAGI HANYALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK TERMAKAN OLEH JIWA YANG SAKIT DI DALAM DIRINYA MEREKA, SEBAB DISINI ada tertulis : Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bagaimana orang dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah Anak Daud? Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Luk 20:41-44 (Matius 22:41-42; Markus 12:35-37). Disinilah buktinya bahwa YESUS menunjukkan dengan pengakuan-Nya sendiri, bahwa YESUS bukanlah bangunan itu atau keturunan Daud.
☐ Demikian juga maksud dari “Anak Yang Tunggal”. Jadi bangunan itu bukanlah disebut Anak Yang Tunggal, sebab Anak Yang Tunggal disini, itu yang diseebut Jiwa-Nya Bapa, yaitu kehendak-Nya Bapa, yang adalah Perkataan-Nya Bapa! Jadi Anak Yang Tunggal disini bukalah jiwanya pada bangunan itu, sama seperti sdra jiwanya sdra melekat sdra. Jadi apapun yang sdra perbuat jiwanya sdra tidak terpisah dari sdra. JADI HANYALAH ORANG-ORANG YANG SAKIT JIWA, yang mengatakan jiwanya bukan dirinya sendiri, atau nyawanya bukanlah dirinya sendiri!
Disebut Anak Yang Tunggal itu Jiwa-Nya Bapa. Jadi Jiwa-Nya Bapa disini, itu melekat satu kesatuan dengan Bapa.
Jadi sdra lihat sosok manusia atau bangunan itu , itu BUKANLAH DISEBUT Anak Yang Tunggal, sebab kata Anak (huruf A besar), ini bukan seperti anak yang dilahirkan pada umumnya dari seorang ibu, tetapi Anak (huruf A besar) yang dimaksudkan disini, Firman atau Perkataan yang kamu dengar, bersumber dari ROH yang Tunggal! Ingat disini disebut Tunggal yang adalah ROH yang Tunggal, karena Pengenasannya disini adalah Anak Yang Tunggal, maka disebut ROH Yang Tunggal! Jadi kata Tunggal disini PENGASAN dari semua kesatuan disini, bahwa itu MENYATAKAN TIDAKLAH TERPISAH! Sama seperti jiwanya sdra itu tidaklah terpisah dari sdra!
JADI SEMUA yang dikatakan-Nya Ketunggalan-Nya disini, adalah HUKUM YANG TERUTAMA, yang adalah Pikiran-Nya YAHSHUA (Ibrani)- YESUS (Indonesia), Dialah TUHAN yang esa (Ulangan 6:4; Markus 12:29)!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami kata YESUS Kristus!

Semua manusia tahu, bahwa siapa yang tidak menyembah kepada TUHAN adalah dosa, karena menyembah kepada allah yang lain, yang bukan TUHAN yang esa!

23 September 2019, Teology Prof Dr M S D? BUKAN, tetapi Alergy, SEBABNYA memahami arti dari kata YESUS, TIDAKLAH JUGA MENGERTI Wujud-Nya! Mereka juga tahu Artinya, tetapi TIDAKLAH BERPIKIR Wujud dari Artinya!