Filsafat-Nya TUHAN

TUHAN juga berkehendak untuk kita semua berlogika mengenal struktur manusia dengan baik dan benar yang adalah ciptaan-Nya sendiri. SELAMA INI filsafatnya manusia sudah terbalik, yang seharusnya strukturnya manusia dari luar ke dalam, Tubuhnya manusia (1) – rohnya manusia (2) – jiwanya manusia (3), dan bukan urutanya 1-3-2. Jadi tidak ada sumbernya perasaaan, sumbernya pikiran, sumbernya kehendak berada diluar dari rohnya manusia, baik setelah kematian tubuhnya manusia maupun juga setelah kematian tubuhnya manusia. Berikut ini kesaksian dari sdri kita Angelica Zambrano, bahwa disana ada teriakan dari mereka yang sudah terlambat untuk diselamatkan : https://www.youtube.com/watch?v=WgQ8UoZ12KQ&t=23s, sebab ada juga tertulis : Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Lukas 16:22-24.

Pembenaran ini dimaksudkan supaya kita semua mengerti Kebenaran Kitab Suci-Nya, ada tertulis : Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? 1Korintus 2:11a. Dan pembenaran ini bermaksud untuk memahami maksud dan tujuan dari PENEBUSAN-NYA bagi setiap manusia, khusunya disini bagi setiap rohnya manusia. Bahwa yang dimaksudkan daging itu rohnya manusia itu sendiri, yang hukumnya maut. Jadi disini sudah disetegaskan bahwa DASAR bagi setiap rohnya manusia, sudah ada hukumannya bagi masing-masing rohnya manusia. Dan jika manusia itu berkehendak untuk melakukan perbuatan dosa, maka dosa itu adalah hakimnya sendiri bagi setiap perbuatannya, dan ini ada kesaksiannya : https://www.youtube.com/watch?v=xH99O8CCCzo. Ada tertulis : Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Roma 8:8-10.
Sebelumnya kami sudah memberitahukan tentang mengenal Logika-Nya TUHAN dan Filsafaat-Nya TUHAN, tentang maksud dan tujuan Penebusan dosa bagi setiap rohnya manusia. Filsafnya sama seperti komunikasi yang ada pada genggamanmu, adalah pribadimu sendiri. Dan jika setiap pribadi telah memiliki Roh-Nya Kristus maka terciptalah jembatan komunikasinya dengan TUHAN. Dan itulah salah satu tujuan dari penebusan-Nya, selain dari tujuan pembuktian bahwa TUHAN itu ada. Ada tertulis : Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. Hosea 11:9. Disini SUDAH SANGTLAH JELAS PENGAKUAN-NYA dari Allah sendiri, dan dan Allah itu YESUS Kristus sendiri, bahwa YESUS itu bukan manusia, kenapa lagi dikatakan YESUS itu manusia? Bagaimana kita semuanya dapat mengetahui logika-Nya Allah, dan Filsafat-Nya Allah, sementara kita masih berlogika manusia dan filsafatnya manusia. Dan ini barulah sebagian yang kami beritakan, dan masih banyak yang telah kamu ketahui, semuanya adalah Filsafat-Nya Allah, untuk kita semua dapat dapat lebih mengetahui-Nya dari yang hanya kita tahu, dan dapat mengenal dari hanya kita tahu dan untuk dapat berbicara dengan-Nya dari hanya sekedar kita berbicara!
Dari pembelajaran Filsafat-Nya TUHAN, maka TUHAN juga berkehendak untuk kita semua mengenal struktur manusia dengan baik dan benar yang adalah ciptaan-Nya sendiri. Dan disinilah Filsafat-Nya adalah Kehendak-Nya yang tersirat, yang adalah Rancangan-Nya sendiri, jadi bukannya rancangan para ahli. Dan para ahli hanyalah media, dan mereka berusaha dan mencoba terus untuk mencapai maksud dan tujuannya. Demikian ini juga perilaku berlaku bagi manusia untuk mengenal TUHAN dan untuk memperoleh Penebusan-Nya. Sebaiknya juga manusia terus mencoba mencapai maksud dan tujuan dari Kehendak-Nya TUHAN, untuk memperoleh Roh-Nya Kristus untuk dapat menebus dosanya sendiri. Dan jika manusia sudah memperoleh Roh-Nya Kristus untuk diam adan tinggal di dalam rohnya manusia, maka bukanlah kehendak jiwamu manusia, melainkan Pikiran-Nya Kristus (Rom 8:5 ), Kehendak-Nya Kristus (Rom 8:6 ), semua (Perasaan tentang Hidup) Hidup-Nya dalam Kristus (Roma 8:9), ada tertulis : Roma 8:5-10 : Rom 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, MEMIKIRKAN hal-hal yang dari Roh. Rom 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi KEINGINAN Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Rom 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Rom 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Rom 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, MELAINKAN DALAM Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Rom 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah KEHIDUPAN OLEH KARENA KEBENARAN.
☑
Jadi tidak ada applikasi sebagai contoh facebook yang diinstal diluar dari OS! Oleh karena itu semua applikasi, semuanya diinstal terintegrasi di dalam OS program dasarnya. Demikian juga jiwanya manusia berbagai kehendaknya, pikirannya, perasaannya, semuanya terintegrasi di dalam rohnya manusia, jadi bukannya diluar rohnya manusia. Inilah applikasi manusia yang adalah jiwanya manusia, yang sudah beragam terimbas dan terintegrasi dengan demografi, topologi, budaya dan masih banyak lainnya. Sebab rohnya manusia tidaklah juga membisu, demikianlah perilaku kehendaknya, pikirannya, perasaannya yang adalah jiwanya sendiri untuk mempertahan hidup sementara di dunia ini. Dasar inilah membentuk keragaman jiwanya setiap manusia, semuanya keragaman itu bukan bersumber dari TUHAN, tetapi semua itu bersumber hanyalah dari dunia ini.
Jadi maksud dari itu semua itu, Kitab Suci ini telah mencatat disini, bahwa maksud mereka yang hidup dalam daging adalah mereka yang hidup dalam rohnya manusia. Dan karena keragaman itu, semuanya itu bersumber dan semuanya itu berpengaruh dari dunia ini. Oleh karena itu Kitab Suci-Nya mencatat, sebab tidak ada lagi keragaman Jiwa yang adalah Kehendak, Pikiran atau Perasaan yang akan kamu terima, melainkan hanyalah satu Kehendak, satu Pikiran, dan satu Perasaan yaitu semuanya adalah Kehendak-Nya TUHAN kita YESUS Kristus, Pikiran-Nya TUHAN YESUS Kristus, dan Perasaan-Nya TUHAN YESUS Kristus. Ada tertulis : Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. 1Korintus12:4. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. 1Korintus 12:13
Jadi tidak ada lagi perbedaan, jika kamu semua dipimpin oleh Roh Kristus yang bersumber dari TUHAN YESUS Kristus Bapa kita. Ada tertulis : Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Matius 23:10. Ada tertulis : Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Roma 8:9. Sebab setiap rohnya adalah dosa (Pengkhotbah 7:20), dan upahnya dosa adalah maut (Roma_6:23). Dan oleh oleh karena itu, maka perlunya adanya PENEBUSAN bagi rohnya manusia dari Rancangan-Nya TUHAN (Matius 20:28, Markus 10:45), sebab setiap rohnya adalah dosa (Roma_5:14-15). Dan manisfetasi dari PENEBUSAN DOSA hanyalah mereka yang telah menerima Roh-Nya Kristus, untuk diam dan tinggal di dalam rohnya manusia (Yohanes 3:5-7; Roma 8:9-10; 14-16).
MANA YANG BENAR?
Apa itu Jiwa? Jiwa adalah kehendaknya roh, dalam hal ini rohnya manusia, baik pikirannya, perkataannya, dan tingkah lakunya, semuanya itu bersumber dari roh. Jadi rohnya manusia itu sumbernya perasaaan, sumbernya pikiran, sumbernya kehendak. Jadi bukannya organ tubuh manusia, dalam hal ini bukannya organ otak manusia, organ itu hanyalah motoriknya dari jiwa yang ada di dalam rohnya manusia.
Apakah selama ini kita semua sudah benar, memikirkan yang terlintas, bahwa jiwanya manusia terletak diluar dari rohnya manusia? Jika demikian apa wujud jiwanya manusia? Sebab pengertian jiwanya manusia hanyalah kehendak, perasaaan dan pikiran.
Jiwanya manusia adalah sumbernya perasaaan, sumbernya pikiran, sumbernya kehendak. Membayangi jiwanya manusia sama seperti membayangi organ otaknya manusia dibawah lapisan tengkorak tulangnya kepala manusia. Dengan demikian juga apakah Jiwanya manusia terletak diluar dari rohnya manusia atau di dalam rohnya manusia?
Jiwa manusia itu sumbernya perasaaan, sumbernya pikiran, sumbernya kehendak. Pernahkah sdra-sdri mendengar kesaksian dari sdra-sdri kita akan teriakan dari neraka? Sebab banyak kesaksian-kesakian dari mereka, telah mendengar jeritan, teriakan yang memilukan. Pertanyaannya apakah teriakan itu bersumber organ yang sudah menjadi debu, atau teriakan itu bersumber dari jiwa diluar dari rohnya manusia, atau terikan itu bersumber dari dalam rohnya manusia yang adalah jiwanya sendiri?
Jadi tidak ada sumbernya perasaaan, sumbernya pikiran, sumbernya kehendak berada diluar dari rohnya manusia, baik setelah kematian tubuhnya manusia maupun juga setelah kematian tubuhnya manusia.
☑
Apa jenis nafas atau O2 yang dibutuhkan bagi setiap rohnya manusia, setelah kematian tubuhnya manusia? Sebab selagi tubuh manusiamu hidup, yang membutuhkan nafas yaitu udara (O2) di sekitar anda adalah organ-organ tubuhnya manusia dalam hal ini darahnya manusia, dan bukannya rohnya manusia.
Sebab setiap rohnya manusia tidak ada organ-organ seperti tubuhnya manusia, tidak ada paru-paru, tidak ada jantung, tidak ada darah, tidak ada ginjal, dan tidak ada semunya organ yang membutuhkan bahan dasar (O2) sebagai dasar kehidupannya.
☑
Apakah setiap rohnya manusia membutuhkan nafas atau O2, setelah kematian tubuhnya manusia?
☑
Apa bukti jawaban-Nya TUHAN, bahwa setelah kematian tubuhnya manusia, setiap rohnya manusia tidaklah membutuhkan O2 atau Udara?
☑
Dimanakah letaknya jiwa manusia, baik sebelum kematian tubuhnya manusia, maupun setelah kematian tubuhnya manusia, apakah jiwa manusia terletak di dalam rohnya manusia atau diluar rohnya manusia?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami kata YESUS Kristus!

Semua manusia tahu, bahwa siapa yang tidak menyembah kepada TUHAN adalah dosa, karena menyembah kepada allah yang lain, yang bukan TUHAN yang esa!

23 September 2019, Teology Prof Dr M S D? BUKAN, tetapi Alergy, SEBABNYA memahami arti dari kata YESUS, TIDAKLAH JUGA MENGERTI Wujud-Nya! Mereka juga tahu Artinya, tetapi TIDAKLAH BERPIKIR Wujud dari Artinya!