Ketika engkau bercermin, gambaran rupamu adalah cerminan BISIKAN-Nya TUHAN, terima Roh-Nya, itulah jalan keselamatanmu, bahwa engkau dapat mengenal dirimu dan melihat dirimu, yang artinya disini bahwa engkau hidup yang adalah cerminanmu di Sorga! Sdra-sdriku yang terkasih Keselamatan yang adalah PENBUSAN dosa hidupmu, di dunia ini, hanyalah kamu semua menerima Roh-Nya YESUS Kristus sendiri, untuk diam dan tinggal di dalam dirimu, yang serupa dengan Kristus. Dan inilah penebusan dosamu (Roma 8:1-2; 9-16)! Ada tertulis : Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya. Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2Korintus 3:16-18
Filsafat cermin ini, mengingat kepada kita semua semua, bahwa pada mulanya, Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya Allah (Kejadian 1:26)! Namun karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa, maka gambar dan rupa-Nya Allah di dalam dirinya seluruh manusia telah hilang! Maksud dari gambar dan rupa-Nya Allah, yaitu Roh-Nya Allah (2Korintus 3:18 bandingkan dengan maksudnya yang sama di Kejadian 1:26) yang ada di dalam diri Adam dan Hawa, namun karena keduanya telah jatuh ke dalam dosa, maka Roh-Nya Allah tidaklah lagi tinggal di dalam diri mereka hingga semua keturunannya, sampai pada akhir zaman! Dan karena besar Kasih-Nya Allah, Allah menyatakan kembali memberikan Roh-Nya untuk kembali tinggal di dalam dirinya manusia! Dan Roh-Nya yang tinggal di dirinya manusia, itulah yang menebus dosanya sdra (Matius 20:28; Markus 10:45; Roma 8:1-2), dan itulah yang menjadikan kamu hidup kekal (Yohanes 3:5; Yohanes 11:25-26) dan kamulah yang disebut anak-anak Kristus atau anak-anak Allah atau anak-anak TUHAN (Roma 8:14-16)!
a. Angka 1 (satu) ini yang adalah Perangkat Cermin, ini menunjukkan pada mulanya Allah sendiri menciptakan mansia menurut gambar dan rupa-Nya Allah. Dan yang dimaksudkan gambar dan rupa-Nya Allah yang ada di dalam diri manusia, yaitu Roh-Nya Allah sendiri yang ada di dalam diri manusia itu!
Angka 1 (satu), hanyalah satu TUHAN, dari hukum yang terutama, ada tertulis : Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29 (Ulangan 6:4). Hanyalah satu TUHAN, Dialah Sumber-Nya Firman, Dialah Sumber-Nya Roh. Dan Roh inilah yang diberikan pada waktu pernciptaaan mula-mula, yang terdapat diri Adam dan Hawa, itulah yang disebut dengan sebutan Gambar dan Rupa-Nya Allah!
b. Huruf A (A x 1) yang dikalikan dengan angka 1 (satu), ini yang disebut adalah pribadi manusia.
c. Huruf A yang adalah hasilnya ( = A ) dari perkalian antara angka 1 (satu) dengan huruf A, ini menunjukkan gambar dan rupa-Nya Allah yang ada di dalam diri setiap manusia, yaitu Roh-Nya Allah.
Iman adalah sesuatu yang diyakini orang, dan orang yang melihat dan mendengar dapat masuk akal. Sebagai contoh ada sebidang kertas bertuliskan angka 1 (satu), ketika seseorang melihatnya, dan orang itu berkata kertas itu bertuliskan angka 1 (satu), dan iapun menunjukkan kepada orang-orang disekitarnya, dan merekapun juga mengakuinya bahwa kertas itu bertuliskan angka 1 (satu). Sdra-sdriku yang terkasih, pembuktiannya yang masuk akal bukan hanya sampai disini, tetapi angka 1 (satu) itu sendiri dapat menunjukkan bahwa memang benar, tulisan itu mempunyai angka 1 (satu). Dan pembuktiannya dengan menggunakan rumus dari sumber yang diyakini, ketika angka1 (satu) dikalikan dengan semua bilangan angka, maka nilainya sama dengan bilangan angka yang dikalikan. Disinilah yang kami maksud bahwa yang diyakini bukanlah hanyalah sdra dan orang sekitarnya yang mengakuinya, tetapi timbal balik dari sesuatu yang diyakini dapat juga menyakinkan akan keberadaanya. Dan khususnya operator yang kami gunakan disini perkalian, dan tidak ada yang lain.
Dan pembuktiannya dengan menggunakan rumus dari sumber yang diyakini, ketika angka 1 (satu) dikalikan dengan semua bilangan angka itu, maka nilainya sama dengan bilangan angka yang dikalikan. Ini dimaksudkan :
a. Bahwa angka 1 (satu) adalah cerminan bagi bagi sdra-sdri disini, sebab pada mulanya Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupanya. Dan karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa, maka cerminan dari gambar dan rupa-Nya Allah pada diri setiap manusia sudah hilang. Maka karena besar Kasih-Nya Allah, IA telah menyatakan sejak dahulu kala, dan sekarang ketika semua telah mendengarkan kembali, bahwa IA mencurahkan atau menyerahkan Roh-Nya (Matius 20:28; Markus 10:45), supaya kita semua KEMBALI menjadi SEGAMBAR DAN SERUPA dengan Allah, ada tertulis : Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2Korintus 3:17-18.
b. Jadi dengan cerminan dari gambar dan rupa-Nya Allah yang ada di dalam diri setiap manusia, maka kamu telah menemukan dirimu sesusungguhnya, bahwa kamu itu hidup yang adalah cerminan dirimu sendiri. Dan jika cerminan itu tidak ada dirimu sendiri, maka sesungguh kamu katakan kamu hidup, namun kamu TIDAKLAH HIDUP! Ada tertulis : Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Yohanes 11:25-26
c. Angka 1 (satu) disini, inilah hukum yang TERUTAMA, TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa, ada tertulis ; Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29 (Ulangan 6:4).
Komentar
Posting Komentar