PERHATIAN! YANG DAPAT MEMBACA DISINI, HANYALAH STATUS WARAS! DAN JIKA YANG MASIH STATUS TIDAK WARAS, MENTAHNYA SAKIT JIWA!
PERHATIAN! YANG DAPAT MEMBACA DISINI, HANYALAH STATUS WARAS! DAN JIKA YANG MASIH STATUS TIDAK WARAS, MENTAHNYA SAKIT JIWA!
Hanya orang-orang sakit jiwa di dunia ini, yang mengatakannya seperti ini, ada sebuah bangunan yang dijadikan oleh bangunan itu sendiri, tanpa ada tukang bangunan (Arsitek) yang menjadikan bangunan itu! BETAPA SAKIT JIWANYA MEREKA, DAN MEREKA SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRINYA MEREKA!
Matius 5:17 adalah Pengakuan-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (indnesia) sendiri, bahwa Dialah PENCIPTA dan BUKAN CIPTAAN! Jadi membaca Kebenaran-Nya disini itu bersumber dari Sumber-Nya Pengakuan-Nya, dan itu yang disebut Kebenaran-Nya! Dan oleh karena itu beberapa ayat yang dikatakan YESUS itu dilahirkan (Matius 1:21), itu yang dituliskan sebagai SAKSI, namun kita disini bukanlah SAKSI! SAKSI hanyalah menguatkan membenarkan bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi! Dan dari para SAKSI disini ada tertulis dari Pengakuan-Nya YAHSHUA sendiri, yang adalah SAKSI-SAKSI juga menuliskan, bahwa YAHSHUA (Ibrani) - YESUS (Indonesia) sendiri yang telah menjadikan Maria dan anak laki-laki (bandingkan nubauat Yesaya 7:14, dan hasil jadinya di Matius 1:21-23).
JADI DISINILAH kita semua bersadarkan pada Pengertian YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia) yang adalah Pengakuan-Nya sendiri! Sebab semua yang dituliskan demikian seperti yang tertulis disini : Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem Matius 1:21, ITU KARENA SEBAGAI SAKSI, TENTUNYA YANG BERSAKSI DENGAN SAKSI MATA! Dan ini dibenarkan menguatkan dari apa yang tidak dilihat, karena mereka sebagai SAKSI, tetapi kita semua bukan sebagai SAKSI! Maka kita semua yang bukan SAKSI, kita semua bersandarkan pada Pengertian YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia) yang adalah Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dialah PENCIPTAN dan BUKAN CIPTAAN!
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kalimat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu?
☐ Pelajarilah ini, dapatkah sdra mengatakan disini, jiwanya sdra dan rohnya sdra, bukanlah sdra? dapatkah sdra juga mengatakan, jiwanya sdra, bukanlah rohnya sdra? Jadi Aku datang disini bukanlah jiwanya bangunan itu, tetapi Kuasa-Nya Bapa yaitu Nyawa-Nya Bapa dan jiwa-Nya Bapa. Dapatkah sdra mengatakan disini : Jiwa-Nya Bapa bukanlah Bapa? Kalau sdra katakan ya, sdra sendiri SUDAH TERMAKAN OLEH JIWA YANG SEDANG SAKIT DI DALAM DIRI SDRA SENDIRI!
☐ Oleh karena itu Kuasa-Nya Bapa dan Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya dengan kata “Aku datang”, itu bukanlah jiwanya bangunan itu, atau bangunan itu, MELAINKAN disini Jiwa-Nya Bapa yang adalah Kehendak-Nya yautu Kuasa-Nya. Jadi sinilah Bapa sendiri yang mengatakannya!
☐ Oleh karena itu Kuasa-Nya Bapa dan Jiwa-Nya Bapa disini yang adalah maksud dari kalimat-Nya dengan kata “Aku datang”, Ada tertulis : Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.” Yohanes 4:25-26 (TB)
Oleh karena itu dari kalimat-Nya “Aku datang di Matius 5:17”, pertanyaanya, siapakah “Aku” disini, dan siapakah nama dari kata “Aku” disini? Apakah Wujud-Nya “Aku” dari kalimat “Aku datang” adalah wujudnya orang dewasa itu? Jawabanya disini : Akulah Dia, BUKANLAH bangunan yang sedang kamu lihat, tetapi Aku yang tidaklah kamu lihat, dan hanyalah kamu dengar!
Dan Aku keluar dari Bapa, itulah kamu dengar, sama seperti kata-kata sdra yang keluar dari rohnya sdra, itulah yang mereka dengar. Demikian Aku disini bukanlah bangunan itu, melainkan Firman atau Anak Yang Tunggal atau Perkataan-Nya Allah yang Tunggal, yang kamu dengar yang keluar dari ROH yaitu Bapa. Sebab Aku disini adalah Jiwa-Nya Bapa, yaitu Kehendak-Nya Bapa sendiri!
☐ DISINI JAWABANNYA BAGI HANYALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK TERMAKAN OLEH JIWA YANG SAKIT DI DALAM DIRINYA MEREKA, SEBAB DISINI ada tertulis : Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bagaimana orang dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah Anak Daud? Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Luk 20:41-44 (Matius 22:41-42; Markus 12:35-37). Disinilah buktinya bahwa YESUS menunjukkan dengan pengakuan-Nya sendiri, bahwa YESUS bukanlah bangunan itu atau keturunan Daud.
☐ Demikian juga maksud dari “Anak Yang Tunggal”. Jadi bangunan itu bukanlah disebut Anak Yang Tunggal, sebab Anak Yang Tunggal disini, itu yang diseebut Jiwa-Nya Bapa, yaitu kehendak-Nya Bapa, yang adalah Perkataan-Nya Bapa! Jadi Anak Yang Tunggal disini bukalah jiwanya pada bangunan itu, sama seperti sdra jiwanya sdra melekat sdra. Jadi apapun yang sdra perbuat jiwanya sdra tidak terpisah dari sdra. JADI HANYALAH ORANG-ORANG YANG SAKIT JIWA, yang mengatakan jiwanya bukan dirinya sendiri, atau nyawanya bukanlah dirinya sendiri!
Disebut Anak Yang Tunggal itu Jiwa-Nya Bapa. Jadi Jiwa-Nya Bapa disini, itu melekat satu kesatuan dengan Bapa.
Jadi sdra lihat sosok manusia atau bangunan itu , itu BUKANLAH DISEBUT Anak Yang Tunggal, sebab kata Anak (huruf A besar), ini bukan seperti anak yang dilahirkan pada umumnya dari seorang ibu, tetapi Anak (huruf A besar) yang dimaksudkan disini, Firman atau Perkataan yang kamu dengar, bersumber dari ROH yang Tunggal! Ingat disini disebut Tunggal yang adalah ROH yang Tunggal, karena Pengenasannya disini adalah Anak Yang Tunggal, maka disebut ROH Yang Tunggal! Jadi kata Tunggal disini PENGASAN dari semua kesatuan disini, bahwa itu MENYATAKAN TIDAKLAH TERPISAH! Sama seperti jiwanya sdra itu tidaklah terpisah dari sdra!
JADI SEMUA yang dikatakan-Nya Ketunggalan-Nya disini, adalah HUKUM YANG TERUTAMA, yang adalah Pikiran-Nya YAHSHUA (Ibrani)- YESUS (Indonesia), Dialah TUHAN yang esa (Ulangan 6:4; Markus 12:29)!
….
Komentar
Posting Komentar