SEBELUM MASUK KE TINGKAT PENGERTIAN, MARILAH KITA SEMUA DISINI LATIHAN MEMBACA!

SEBELUM MASUK KE TINGKAT PENGERTIAN, MARILAH KITA SEMUA DISINI LATIHAN MEMBACA!

Dasar-dasar Hukum Kitab Suci, dan Pengakuan-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia), bahwa YAHSHUA disini Tidaklah turun dari Sorga dan sebab pengertian inilah Tidaklah dilahirkan! JADI DISINI SUDAH SANGATLAH JELAS, bahwa yang turun dari Sorga adalah Kuasa-Nya YAHSHUA (Kuasa-Nya yang dimaksdukan disini dari kalimat “Aku datang untuk menggenapinya), bukan untuk dilahirkan, melainkan Kuasa-Nya itu yang menjadikan maria dan anak laki-laki, dan anak laki-laki itu yang dilahirkan! Jadi anak laki-laki yang dilahirkan, BUKANLAH DISEBUT “Anak Manusia”, melainkan anak laki-laki”. Khususnya disini anak laki-laki yang dilahirkan disini : tidak ada rohnya manusia, tidak ada jiwanya manusia, dan tidak ada namanya, TETAPI kepenuhan-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia). Jadi Wujud-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia) disini Wujud-Nya ROH, yang memenuhi pada media-Nya, dan juga memenuhi langit dan bumi, yang tidak terbatas!
Dasar-dasar Hukum Kitab Suci!
1). Pengertian Hukum Yang Sama :
a. TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Disini dituliskan kata TUHAN mendahului kata Allah, dan kata Allah diikuti oleh kata kita. Jadi kata TUHAN disini tidaklah melekat dengan kata kita, sebab kata TUHAN adalah Sang Nama. Sedangkan kata Allah kita diikuti dengan kata kita, sebab kata Allah bukanlah Sang Nama. Jadi penegasan dari Sang Nama disini, maka disini dituliskan “TUHAN itu esa”, jadi bukannya yang dituliskan Allah itu esa!
Ada tertulis : Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN. Imamat 19:12.
JADI SUDAH SANGATLAH JELAS DISINI :”nama Allahmu”, sama seperti nama anda atau nama bapamu, tentunya setiap pribadi mempunyai nama. Oleh karena inilah penulisan kata “nama Allahmu” memberikan pengertian, bahwa Allah itu ada nama-Nya, dan nama-Nya adalah TUHAN!
b. Demikian juga : Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa! Disini dituliskan kata Tuhan mendahului kata Allah, dan kata Allah diikuti oleh kata kita. Jadi kata Tuhan disini tidaklah melekat dengan kata kita, sebab kata Tuhan adalah Sang Nama. Sedangkan kata Allah kita diikuti dengan kata kita, sebab kata Allah bukanlah Sang Nama. Jadi penegasan dari Sang Nama disini, maka disini dituliskan “Tuhan itu esa”, jadi bukannya yang dituliskan Allah itu esa!
JADI SUDAH SANGATLAH JELAS DISINI :”nama Allahmu”, sama seperti nama anda atau nama bapamu, tentunya setiap pribadi mempunyai nama. Oleh karena inilah penulisan kata “nama Allahmu” memberikan pengertian, bahwa Allah itu ada nama-Nya, dan nama-Nya adalah Tuhan!
Hukum Yang TERUTAMA disini, TIDAK ADA DITULISKAN, Bapa itu esa, TETAPI Tuhan itu esa, sebab ada sebabnya, karena nama Bapamu adalah Tuhan! Dan juga tidak perbedaan kata TUHAN di PL dengan kata Tuhan di PB, sebab PENGERTIAN HUKUM YANG SAMA, ada tertulis : Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Ulangan 6:4, bandingkan dengan : Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29......JADI MEREKA YANG TIDAK PERCAYA satu Tuhan (Mrk 12:29) di dalam seluruh Kitab Suci-Nya ini, mereka yang tidak mempunyai TUHAN(Ulg 6:4). Dan Satu TUHAN, yaitu YAHSHUA (Ibrani)-YESUS(Ind).
Pengakuan-Nya YASHUA!
2). Hanyalah satu TUHAN, maka seluruh Perkataan-Nya adalah Pengertian-Nya yang sama :
KITAB SUCI-NYA disini hanyalah satu Tuhan. Dan Tuhan yang telah menyatakan hukum-Nya, yaitu Hukum YANG TERUTAMA, bahwa Tuhan itu esa, jadi bukan dua, bukan tiga! Dan Hukum YANG TERUTAMA DISINI, adalah Pikiran-Nya Tuhan, jadi bukan pikirannya manusia atau doktrinnya manusia! Jadi di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, mulai Kitab Kejadian hingga Kitab Wahyu, itu hanyalah satu Tuhan! Oleh karena itu semua Perkataan-Nya Tuhan sendiri, dan maka Tuhan sendirilah, tidaklah melanggar dari Pengakuan-Nya Tuhan sendiri! Dan satu Tuhan yaitu YAHSHUA (Ibrani) - YESUS (Indonesia), di dalam seluruh Kitab Suci-Nya ini!
Berikut ini yang adalah pengakuan-Nya satu TUHAN sendiri, yang tidak dapat dilanggar oleh TUHAN sendiri :
a) TUHAN tidakah dibentuk dan TUHAN tidaklah membentuk wujudnya manusia menjadi TUHAN.
☐ Tuhan tidaklah dibentuk dan Tuhan tidaklah membentuk wujudnya manusia menjadi Tuhan. Ada tertulis : "Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Yesaya 43:10
☐ Oleh karena disinilah maka YESUS yang menjadikan media anak laki-laki sebagai media-Nya YESUS, seperti yang tertulis di Matius 5:17. Bahwa disinilah YESUS SEBAGAI PENCIPTA dan BUKAN CIPTAAN. Jadi disini SUDAH SANGATLAH JELAS, bahwa YESUS tidak melanggar dari Pengakuan-Nya YESUS sendiri di Yesaya 43:10. Tentu saja sebagai PENCIPTA, tidak dapat diciptakan, melainkan menciptakan atau menjadikan atau menggenapinya!
Jadi disini SUDAH SANGATLAH JELAS, bahwa anak laki-laki yang dilahirkan adalah ciptaan-Nya YAHSHUA (Ibrani) – YESUS (Indonesia). Dan menariknya disini, bahwa Dia dinamakan YAHSHUA, itu artinya YAHSHUA yang menyertai anak laki-laki itu, sebab :
a. Penegasan dari kata Imanu-El, yang artinya Allah menyertai kita. Ini dimaksudkan bahwa Pernyertaan Allah menyertai pada anak laki-laki itu.
b. Dari kata El, yang artinya Allah, dimana kata Allah disini ada nama-Nya, yang nama-Nya YAH. Kata YAH ini singkatan dari YHVH (dibaca Adonai) atau YEHOVAH (dibaca Adonai).
c. Oleh karena itu sebutan Imanu-El, dapat diganti dengan sebutan Imanu-YAH, yang artinya TUHAN menyertai kita! Dan artinya kata YESHUA atau HOSHA itu artinya “Menyelamatkan”. Maka pengertian dari Dia yang akan Menyelamatkan umat manusia dari dosa, yang singkatannya, Dia yang Menyelamatkan, itu sebutannya, YESHUA! Namun kata YE disini artinya dari kata “Dia”. Kata Dia belum juga memiliki nama, maka Dia yang dimaksudkan disini adalah Tuhan atau YAH (Ibrani).
d. Jadi sebutan YAHSHUA disini artinya TUHAN Yang Menyelamatkan yang menyertai anak laki-laki itu!
b) TUHAN yang memenuhi langit dan bahkan langit diatas langit tidak akan memuat-Nya!
☐ Tuhan yang memenuhi langit dan bahkan langit diatas langit tidak akan memuat-Nya, Ada tertulis ; ada tertulis : Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah firman TUHAN. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman TUHAN. Yeremia 23:24.
☐ Jadi yang turun dari Sorga, itu Kuasa-Nya YESUS, yang disebut disini dengan sebutan Anak Manusia, Jadi bukan YESUS yang turun dari Sorga, ada tertulis : Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Yohanes 3:13. Oleh karena yang turun dari Sorga adalah Kuasa-Nya YESUS, dan bukan YESUS yang turun dari Sorga. Dari yang tertulis di Yeremia 23:24, sdra-sdri disini dapat bandingkan saja dengan pengakuan-Nya YESUS juga disini, bahwa YESUS yang memenuhi langit dan bumi. Ada tertulis : Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Matius 18:20! Disini artinya YESUS yang memenuhi langit dan bumi dan tidak dibatasi oleh waktu dan tempat, dan Kuasa-Nya yang melakukan, arti dari kalimat-Nya “Aku ada di tengah-tengah mereka”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami kata YESUS Kristus!

Semua manusia tahu, bahwa siapa yang tidak menyembah kepada TUHAN adalah dosa, karena menyembah kepada allah yang lain, yang bukan TUHAN yang esa!

23 September 2019, Teology Prof Dr M S D? BUKAN, tetapi Alergy, SEBABNYA memahami arti dari kata YESUS, TIDAKLAH JUGA MENGERTI Wujud-Nya! Mereka juga tahu Artinya, tetapi TIDAKLAH BERPIKIR Wujud dari Artinya!