DISINI YANG DIBUTUHKAN KECERDASAN, jadi tidak dibutuhkan KETIDAK KECERDASAN!
DISINI YANG DIBUTUHKAN KECERDASAN, jadi tidak dibutuhkan KETIDAK KECERDASAN!
Sdra-sdriku yang terkasih di dalam TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita, marilah kita perhatikan dan selidikilah!
Jadi Tindakkan pengampunan dosa dari TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita disini ada dua bagian:
a. Pengampunan dosa, yaitu Kuasa-Nya telah diberikan kepada mereka yang berkuasa untuk membebaskan dari segala sakit dan penyakit. INI BERSIFAT SEMENTARA! Tujuannya ; Supaya mereka terus menerus memuliakan nama-Nya YESUS, danbertahan sampaikan kesudahan dan menerima upa-Nya yaitu Roh-Nya Kristus, untuk dapat menebus dosanya mereka, yang bersifat kekal (Matius 20:28; Markus 10:45; bandingkan dengan Roma 8:1-2)!
Ada tertulis : Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." Yohanes 5:14.
Ada tertulis : Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." Yohanes 8:11.
Jadi disini artinya pengampunan dosa, yaitu Kuasa-Nya telah membebaskan kita dari marah bahaya dan segala sakit dan penyakit, TETAPI BUKANLAH TINDAKAN PENEBUSAN DOSA dari tindakan-Nya TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita kepada kita! Tindakan PENEBUSAN DOSA, hanyalah bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya Kristus (Matius 20:28; Markus 10:45, bandingkan dengan Roma 8:1-2), maka dosanya mereka ditebus-Nya dari hukum dosa dan hukum maut.
https://m.youtube.com/watch?v=fuxVmBaiRzE
Oleh karena itu bagi mereka yang telah dibebaskan dari kuasa roh-roh jahat, mereka segera seketika juga memuliakan nama-Nya YESUS KRISTUS, karena Kuasa-Nya menghampiri mereka dan mereka merasakan akan kehadiran Kuasa-Nya di dalam rohnya mereka. Tapi ingatlag disini bagi mereka yang dibebaskan dari kuasa roh-roh jahat, karena ada tertulis : Ada tertulis : Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." Yohanes 5:14. Ada juga tertulis : Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." Yohanes 8:11.
Disinilah kesempatan bagi kita dan mereka, untuk setia dan taat pada seluruh Ketetapan-Nya YESUS KRISTUS Bapa kita, hingga pada waktunya, kamu semua akan menerima Roh-Nya yang dapat membebaskan kamu dari hukum dosa dan hukum maut, yaitu upahmu akan kesetiaanmu dan ketaatamu pada seluruh ketetapan-Nya.
b. Pengampunan dosa, yaitu Kuasa-Nya telah membebaskan kita dari hukum dosa dan hukum maut. INI BERSIFAT KEKAL! Ada tertulis : Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" Matius 9:6 (Markus 2:10; Lukas 5:24).
Disini JELASLAH bagi kita bahwa perkara yang dimaksudkan "di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa", bahwa dosanya manusia dapat ditebus-Nya dari hukum dosa dan hukum maut, jika manusia itu sungguh-sungguh setia dan taat pada seluruh ketetapan-Nya SETELAH MEREKA PERCAYA AKAN satu Allah Bapamu yaitu YESUS KRISTUS. Dan perkara, yang dimaksudkan "Manakah lebih muda", yaitu bagi manusia (kita dan mereka) dapat sembuh dari segala penyakit hanyalah kamu sungguh-sungguh percaya akan YESUS KRISTUS adalah TUHAN Allahmu yaitu Bapamu.
Ada tertulis : Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Markus 2:9
Mengapa TUHAN kita YESUS Kristus, tidak seharusnya dengan mengatakan saja, engkau telah sembuh; dosamu telah ditebus untuk selamanya atau dosamu telah dihapus untuk selamanya? Dan mengapa harus ADA kalimat-Nya yang selalu diikuti "jangan berbuat dosa lagi" (Yohanes 5:14; Yohanes 8:11)? "Jangan berbuat dosa lagi", jika TUHAN hanya mengatakan saja, berarti hanya perbuatanmu, KARENA ITU kamu BELUM dinyatakan MERDEKA dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab akarnya dosa di dalam diri setiap manusia itulah yang menjadi hidupnya manusia di bumi ini, yaitu roh yang upahnya dosa (the spirit of sin).
Dan Tindakan PENEBUSAN DOSA, hanyalah dilakukan oleh TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita, dengan menyerahkan atau memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya. Jadi konteks memberikan Nyawa-Nya BUKANLAH artinya sama seperti manusia memberikan nyawanya, tentu manusia itu akan mati, MELAINKAN konteks memberikan Nyawa-Nya disini sama dengan memberikan Roh-Nya, sebab YESUS KRISTUS itu Sumber-Nya Roh, dengan sebutan JURUSELAMAT! Sumber-Nya Roh atau JURUSELAMAT, dan karena YESUS KRISTUS itu Wujud-Nya ROH, dan bukanya Wujud-Nya daging Tubuh itu!
Kata JURUSELAMAT yaitu artinya TINDAKAN PENEBUSAN DOSA dari YESUS KRISTUS sendiri, dengan cara memberikan Nyawa-Nya yaitu Roh-Nya, ada tertulis : sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Matius 20:28 (Markus 10:45).
Dan roh yang upahnya dosa (the spirit of sin), yang telah turun temurun ada di dalam setiap diri manusia, yang sewaktu-waktu kapan saja dan dimana saja, baik pikiran maupun perbuatan upahnya adalah dosa. Dan ini dimaksudkan bukan saja buah dari pikiran maupun perbuatannya yang adalah dosa, melainkan akarnya (the spirit of sin is the spirit of man) yang hidup itu yang adalah dosa, yang bercabang dosa pikiran dan perbuatan. Dan semua yang upahnya adalah maut.
Ada tertulis : Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Roma 5:12. Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. Roma 5:14 (Roma 5:15; 17).
Komentar
Posting Komentar