Marilah Kita lihat ANALOGINYA DISINI!

PENJELASANNYA! Ingatlah disini sosok gambar manusia yang berwarna abu-abu itu hanyalah ilustrasi, untuk sdra mengerti akan ROH yang tidak dapat digambarkan, sebab ROH itu memenuhi langit dan bumi, dan langit diatas langit tidak dapat memuat-Nya! Dan ROH itu sebutan-Nya YESUS Kristus! Mengapa YESUS yang adalah TUHAN kita, selalu mengatakan dengan KIASANNYA, dengan menggunakan kata Aku?  Dimana kata “Aku” disebutkan “Aku diutus oleh Bapa”, atau juga “Aku dan Bapa adalah satu”. 

PERHATIKANLAH sdra-sdriku, kata “Aku” ini digunakan, itu yang disebut dengan makna kiasan. Dimana makna kiasannya, kata “Aku” sebagai kata gantinya adalah “Firman” atau Perkataan-Nya Allah”. Jadi Perkataan-Nya Allah itu diganti dengan kata “Aku”. 

Marilah Kita lihat ANALOGINYA DISINI!

Coba PERHATILAH ANALOGI INI!, Supaya kamu semua nyambung,maksud dari Anak Allah! Suara, Dapat hanya dikenal namanya karena bersumber dari nama Sumbernya yang menghasilkan. Jadi dia tidak memiliki bagian yang terpisah dari sumbernya , sebab dia dihasilkan dari sumbernya.

Kata Anak Allah itu makna kiasan, jadi bukan makna sebenarnya. Dimana kata Anak Allah, itu artinya sebenarnya adalah Firman Allah, khususnya disini kata “Anak” (huruf A besar, itu artinya Firman atau Perkataan).  Jadi kata Anak (huruf A besar), bukanlah Anak yang dilahirkan oleh Maria. Dan yang dilahirkan oleh maria, itu yang disebut anak (huruf a kecil), dimana anak (huruf a kecil) inilah media-Nya Anak, supaya Anak Allah atau Firman Allah dapat didengar oleh manusia! Demikinalah juga, disebut Anak Allah, Dapat hanya dikenal namanya karena bersumber dari nama Sumber-Nya yaitu Allah (Wujud-Nya ROH, jadi bukan dari wujudnya manusia) yang menghasilkan. Jadi Anak tidak memiliki bagian yang terpisah dari sumber-Nya , sebab Anak dihasilkan dari sumber-Nya. Dan Sumber-Nya yang menghasilkan itu yang disebut Bapa, sebab Bapa itu Wujud-Nya ROH.

Supaya kamu semua nyambung,maksud dari Anak Allah, di  dalam Injil Kitab Suci-Nya! 

Suara, Dapat hanya dikenal namanya karena bersumber dari nama Sumbernya yang menghasilkan.  Jadi Suara tidak memiliki bagian yang terpisah dari sumbernya , sebab dia dihasilkan dari sumbernya.

Demikianlah disini : 

a. Suara music, dikatakan suara music, karena suara itu bersumber dari music. 

b. Suara manusia, dikatakan suara manusia, karena suara itu bersumber dari manusia

c. Suara petir, dikatakan suara petir, karena suara itu bersumber dari petir

d. Suara Allah? 

Jadi khususnya kata Anak disini (dimana huruf A besar dari kata Anak) itu artinya Suara, yang disebut disini dengan sebutan Firman (Logos atau Davar) yang artinya Perkataan! Perkataan-Perkataan inilah yang terbentuk dengan kata-kata yang bergelombang, dengan berbentuk Suara atau Bunyi yang didengarkan oleh manusia, dari Allah.  Perkataan yang terbentuk dengan kata-kata yang bergelombang dengan berbentuk Suara, ini yang disebut Anak atau Firman, yang bersumber dari Allah.

Suara Allah, dikatakan Suara Allah, karena Suara itu bersumber dari Allah! Atau dengan kata lain, dikatakan Anak Allah, karena Anak itu bersumber dari Allah. Dalam hal ini Anak atau Suara yang kamu dengar itu bersumber dari Allah. Dan terkirim sampai di telinga kamu, dan kamu telah dengarkan, itu yang disebut UTUSAN! Jadi kata UTUSAN disini, hanyalah kamu dengar, dan TIDAK DAPAT KAMU MELIHAT, DAN TIDAK DAPAT MERABAHNYA!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami kata YESUS Kristus!

Semua manusia tahu, bahwa siapa yang tidak menyembah kepada TUHAN adalah dosa, karena menyembah kepada allah yang lain, yang bukan TUHAN yang esa!

23 September 2019, Teology Prof Dr M S D? BUKAN, tetapi Alergy, SEBABNYA memahami arti dari kata YESUS, TIDAKLAH JUGA MENGERTI Wujud-Nya! Mereka juga tahu Artinya, tetapi TIDAKLAH BERPIKIR Wujud dari Artinya!